Sebagai bentuk kepedulian pada warga Kota Araya, sekaligus mewadahi kebutuhan akan kegiatan kebugaran, maka Taman Indie mulai tanggal 29 Juni 2008 mengadakan kegiatan senam pagi bersama di area Carnival Garden yang merupakan bagian dari Taman Indie Resto.

Selengkapnya →
Mulai 25 Desember 2007, Taman Indie Resto disulap menjadi sebuah Kampoeng Tempo Doeloe dengan segala pernak-pernik ornamen yang ada pada masa lalu. Taman Indie mengusung tema Kampoeng Tempo Doeloe dengan konsep suasana kampoeng dan segala keunikan didalamnya. Suasana ini terasa kental dengan penempatan berbagai ornamen-ornamen yang merepresentasikan masa-masa atau suasana kampung-kampung di Indonesia dimasa lalu.
Selengkapnya →
Menghirup udara sore ditemani secangkir teh panas dan serabi, pisang goreng panas atau jajanan pasar hangat lain akan menjadi sensasi tersendiri. Menu tradisional nusantara tersedia cukup lengkap, Nasi Timbel Mangkunegaran, Gudeg Kepatihan, Nasi Kuning Taman Indie, Mie Kocok , juga menu-menu eropa seperti aneka steak dan bermacam sandwich dan burger juga menjadi menu-menu yang tersedia. Apabila menjamu tamu dalam jumlah besar, penyajian Buffet atau a la charte juga bisa menjadi pilihan.
Selengkapnya →
Berbicara mengenai kulinari, adalah hal yang selalu berkembang sesuai dengan tuntutan dari pasarnya. Ribuan tahun lalu, daging hewan dikonsumsi langsung tanpa diproses. Namun sekarang kita akan menemukan ratusan bahkan ribuan nama sajian dari daging dengan aneka rasa. Selain eksplorasi sajian lewat rasa dan cara penyajian, tempat dan suasana pun tidak luput dari “evolusi”. Dulu mungkin tidak pernah terbayang bahwa manusia bisa berada ratusan meter di atas tanah hanya untuk menikmati makan malam. Sekarang berlayar bermil-mil pun disempatkan hanya untuk pesta barbeque di pulau terpencil.
Selengkapnya →